Acaranya ternhyata seru banget! Bukan cuma sekadar presentasi
spesifikasi di atas kertas, ASUS benar-benar menunjukkan alasan kenapa mereka
bisa mempertahankan predikat sebagai brand laptop No.1 di Indonesia selama
lebih dari satu dekade.
Berikut beberapa poin menarik dan pengalaman
langsung yang saya dapatkan selama acara berlangsung:
1. Melihat Langsung Uji Ketahanan
Standar Militer (MIL-STD 810H)
Salah satu bagian paling menarik adalah area booth
durability test. Di sini, kami diberi kesempatan untuk membuktikan
bagaimana laptop-laptop ASUS diuji secara ekstrem menghadapi tekanan beban hingga
100 kg!
Melihat langsung ketahanannya bikin saya makin
paham kenapa garansinya berani ditingkatkan. Sekarang, seri seperti ASUS
ProArt, Zenbook, hingga Vivobook S dan Flip sudah dilengkapi dengan 3 Tahun
Garansi Internasional plus 3 Tahun ASUS VIP Perfect Warranty (ADP).
Peningkatan garansi ini mencakup kerusakan akibat kelalaian tak disengaja
seperti kena tumpahan cairan atau benturan—fitur yang menurut saya sangat
menenangkan untuk penggunaan sehari-hari.
2. Desain & Warna "Pick
Your Vibe" yang Makin Estetik
Buat yang suka perangkat stylish tanpa mengorbankan
performa, konsep Pick Your Vibe dari ASUS ini juga pas banget. Di
lokasi, saya melihat langsung varian ASUS Vivobook 14 dan Vivobook Go 14 yang
punya pilihan warna-warna segar.
Aksesoris pendukungnya juga mencuri perhatian banyak temen, khususnya para penguasa bumi.
Ada ASUS Marshmallow Keyboard (KW100) dan Mouse (MD100) berdesain ringkas
dengan tombol silent. Pilihan warna pastelnya seperti Lilac Mist
Purple, Quiet Blue, dan Sage Green bikin meja kerja mereka kelihatan jauh
lebih rapi dan estetis.
3. Mencoba Fitur AI Offline yang
Bebas Cemas Soal Privasi
Di era AI saat ini, ASUS tidak hanya sekadar
ikut-ikutan. Lini laptop seperti Zenbook, Vivobook S series, dan ProArt sudah
dibekali NPU berkinerja tinggi hingga 80 TOPS.
Yang paling bikin saya terkesan adalah ASUS Virtual
Assistant Omni. Aplikasi AI chatbot eksklusif ini bisa bekerja secara penuh
tanpa koneksi internet (offline). Artinya, selain tetap responsif saat
tidak ada sinyal, data dan privasi kita jauh lebih aman. Ada juga fitur ASUS
Zenni Claw yang bisa membantu menyusun draf presentasi hingga rencana
perjalanan secara otomatis.
Kesan Keseluruhan
Hadir di acara ini makin memperjelas buat saya
kenapa layanan purna jual itu penting. Dengan 141 titik servis di Indonesia dan
dukungan layanan jemput-antar (Free Round-Trip Shipping), ASUS
memberikan rasa aman yang ekstra bagi penggunanya.
Buat teman-teman di Jogja dan sekitarnya yang lagi cari laptop baru untuk kuliah, kerja, atau content creator, menurut saya, jajaran laptop ASUS 2026 ini sangat layak untuk masuk dalam daftar pertimbangan utama. Saya sendiri baru saja meminang Asus Vivobook yang ringan, elegan, namun tak sampai menjebolkan saldo pinjaman, eh dompet harian :)



0 komentar:
Posting Komentar