Pagi itu seperti biasanya
saya mengisi hari libur untuk berselancar di dunia maya, mencoba mengais
recehan sebagai aktivitas sampingan. Laptop dan modem jadul sudah siap beroperasi,
dan mood menulis pun sudah mengiringi. Di tengah keasyikan berselancar tersebut,
tiba-tiba koneksi internet putus. Peristiwa inilah yang menjadi latar belakang
saya menulis judul “mengatasi disconnect modem internet” ini.
Sebagai salah satu pelanggan
koneksi internet prabayar salah satu operator CDMA di negeri ini, saya pun
langsung menghubungi customer service
operator tersebut dan menjelaskan keluhan permasalahan disconnect modem internet
secara detail. Meski beberapa lama menunggu, mungkin karena harus buka primbon,
sang operator menjelaskan bahwa kemungkinan disconnect modem internet disebabkan
oleh jaringan yang super sibuk. Sebagai solusinya, saya diminta mereset modem
dengan mengeluarkan kartu dari tempatnya dan kemudian memasukkannya lagi ke
modem.
Setelah menutup sambungan
telepon, saya pun mempraktekkan petunjuk operator tersebut untuk mengatasi disconnect modem internet yang saya pakai. Pertama kali saya matikan program modem, cabut
modem tersebut dari laptop, melepas kartu operator dari modem, dan beberapa detik
setelahnya kembali memasang kartu sekaligus modem ke laptop jadul saya. Alhasil,
koneksi internet pun kembali lancar dan aktivitas cyber optimizing pun kembali
saya lakukan.
Saya pun berasumsi, yang kemudian
juga diperkuat oleh teman sesama pemakai kartu CDMA, sekaligus penjelasan
operator bahwa jaringan internet dari kartu CDMA yang saya pakai baru mengalami
upgrade dari kecepatan CDMA IX ke EVDO, yang sedikit banyak akan mempengaruhi
koneksi jaringan. Selain itu, koneksi internet memerlukan “refresh” sambungan
untuk hasil koneksi yang optimal. Karena itulah, setiap kali saya mengalami gangguan sejenis, saya ulangi cara tersebut
untuk mengatasi disconnect modem internet.




